11 July 2016

Fakta Rocket queen!

Fakta Rocket queen!

Rocket Queen adalah salah satu lagu yang menarik dalam album pertama GNR, Appetite For Destruction (1987). Lagu penutup dalam album tersebut terkenal bukan hanya karena lagu itu enak didengar atau penggalan lirik terakhirnya yang sangat puitis, lagu ini terkenal pula gara-gara ada unsur “seks” di dalamnya. Lagu ini pertama kali dimainkan di panggung di Troubadour, 20 September 1985. (RecklessRoad Book).

Menurut Axl, dalam lagu itu dia menyanyi seolah-olah lagu tersebut tentang dia, tetapi sebenarnya merujuk kepada seorang gadis yang dikenal Axl yang hidupnya tinggal sesaat lagi setelah menyengsarakan diri dengan siksaan mental dan penyalahgunaan narkotika.

Axl juga mengatakan, “Saya menulis lagu ini untuk gadis yang akan memiliki band dan dia akan menamakannya ‘Rocket Queen’. Ia membuat saya tetap bersemangat selama beberapa waktu. Bagian terakhir dari lagu itu adalah pesan saya untuk orang ini, atau siapapun yang dapat memperoleh sesuatu darinya (dari lirik tsb). Sepertinya ada harapan dan suasana persahabatan dalam bagian akhir lagu tersebut. Untuk lagu tersebut, ada juga sesuatu yang saya coba lakukan dengan bermacam orang – suatu aksi seks yang direkam. Hal itu dilakukan dengan spontan tetapi sebenarnya telah dipikirkan sebelumnya, sesuatu yang saya ingin letakkan dalam rekaman tersebut…Itu adalah lagu seksual dan malam itu adalah malam yang liar di studio.” (Paul Stenning:2004).

Keliaran itu sudah mulai terjadi ketika Axl Rose berbaring dalam keadaan telanjang di sebuahvocal booth yang gelap milik studio rekaman di Manhattan, New York, untuk mengerjakan overdubbing yang tak lazim. Pita sudah mulai merekam, dan dia merasa ada sesuatu yang tak beres. Di bawahnya terdapat Adriana Smith, seorang penari bugil berusia 19 tahun sekaligus pacar dari sang drummer, Steven Adler.

“Come on Adriana, make it real”, Axl membentaknya sambil berhenti di tengah hubungan seks. “Stop Faking!”

Pada sore hari yang hangat itu di musim panas 1987 itu, sang engineer Vic Deyglio sudah mempersiapkan mikrofon vocal berkualitas tinggi untuk merekam suara Axl dan Adriana yang sedang berhubungan seks. Pada suatu ketika, dia harus lari ke dalam bilik rekaman untuk memperbaiki posisi mikrofon, sementara pasangan itu sedang melakukan hubungan badan.

“Itu seperti set film Ron Jeremy”, Kata Deyglio.

Adriana melakukan kegilaan itu karena ia ingin membalas dendam terhadap Steven yang berselingkuh. Lagipula, ia lebih menyukai Axl. (hei, Axl saat itu sudah punya Erin Everly Rose).

“Aku rela melakukan apa pun yang diminta Axl”, kata Adriana. “He’s fuckin magical.”

Walaupun Adriana pada saat itu dalam kondisi mabuk, ia akhirnya memberikan apa yang diinginkan Axl; suara rintihannya yang sedang orgasme. Yang kemudian dimasukkan Axl dalam lagu “Rocket Queen”.

Dalam lagu ini akan terdengar rintihan desah seorang perempuan, yang diketahui cewek itu bernama Adriana. Tepatnya saat solo gitar Slash, diiringi oleh suara rintihan yang mula-mula kecil dan sempat terdengar agak keras (tanpa melebihi suara gitar Slash).

Steven Adler sempat murka kepada Adriana setelah mengetahui hasil rekaman lagu tersebut. Adriana kemudian terhantui oleh sesi rekaman itu selama bertahun-tahun. Ia berkata, “Aku akhirnya banyak minum alcohol dan menenggak obat-obatan terlarang untuk waktu yang lama karena aku merasa sangat malu dan bersalah.”(Ahimsa Marquez:2009)

#Rocketqueenhistory

No comments:

Post a Comment